Teknik dan Strategi Pemasaran untuk UMKM atau Perusahaan

Updated on

Memahami teknik dan strategi pemasaran merupakan salah satu kemampuan dasar entepreneur dalam mengembangkan bisnis.

Konten ini merujuk pada Strategi Pemasaran 4P (Product, Price, Place dan Promotion). Poin-poin yang dibahas akan mengadopsi prisip dari 4P tersebut.

strategi pemasaran 4p
Strategi Pemasaran 4P

Apa itu Pemasaran?

Pemasaran adalah kegiatan:

  • Meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe)
  • Menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen (product)
  • Menentukan tingkat harga (price)
  • Mempromosikannya agar produk dikenal kosumen (promotion)
  • Mendistribusikan produk ketempat konsumen (place)

Tujuan pemasaran adalah bagaimana agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan dan dibeli oleh konsumen.

Prinsip dasar pemasaran yaitu menciptakan nilai bagi langganan (costumer value), keunggulan bersaing (competitive advantages) dan fokus pemasaran (focus).

Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah upaya untuk memasarkan suatu produk, menggunakan perencanaan dan taktik tertentu sehingga jumlah penjualan menjadi lebih besar.

Definisi strategi pemasaran dapat diartikan sebagai serangkaian usaha dalam rangka mencapai tujuan tertentu.

Menurut Ahli

Strategi pemasaran adalah logika pemasaran di mana unit bisnis berharap untuk menciptakan nilai dan manfaat dari hubungan mereka dengan konsumen.

Kotler dan Armstrong (2008)

Setelah infasi internet dan sosial media, pemasaran lebih menekankan pada hubungan antara brand dan audience (pasar).

Perusahaan lebih memilih untuk menciptakan “kolam” dengan membangun konten yang relevan, lalu menyisipkan ajakan untuk menggunakan produk.

Strategi pemasaran adalah program keseluruhan perusahaan dalam menentukan target pasar dan memuaskan konsumen dengan membangun kombinasi elemen dari bauran pemasaran; produk, distribusi, promosi dan harga.

Kurtz (2008)

Pemasaran merupakan kegiatan yang berkelanjutan dan terencana sesuai dengan pertumbuhan yang diharapkan perusahaan.

Perencanaan Strategi Pemasaran

Beberapa langkah dalam merencanakan pemasaran bagi usaha baru, yaitu sebagai berikut.

Penentuan kebutuhan dan keinginan pelanggan

Riset pasar harus diarahkan dan dibutuhkan konsumen, berapa jumlahnya, kualitas yang bagaimana, siapa yang membutuhkan dan kapan mereka membutuhkan.

Memilih pasar sasaran khusus

Sering disebut sebagai special target market, ada tiga jenis pasar sasaran khusus, yaitu sebagai berikut.

  1. Pasar individual (individual market)
  2. Relung pasar (niche market)
  3. Segmentasi pasar (market segmentation)

Menempatkan starategi pemasaran dalam persaingan

Ada 6 strategi untuk memenuhi permintaan dan lingkungan yang bersaing, yaitu sebagai berikut.

  1. Orintasi pada pelanggan (customer orientation)
  2. Kualitas (quality), ialah mengutamakan TQM (Total Quality Management) yaitu efektif, efisien dan tepat
  3. Kesenangan (convenience), yaitu memfokuskan perhatian pada kesenangan hidup kenyamanan dan kenikmatan
  4. Inovasi (inovation), yaitu harus berkonsentrasi untuk berinovasi dalam produk maupun proses
  5. Kecepatan (speed), atau Time Compression Management (TCM), yang diwujud dalam bentuk:
    • Kecepatan untuk menempatkan produk baru dipasar;
    • Memperpendek waktu untuk merespon keinginan dan kebutuhan pelanggan (Customer Response Time)
    • Pelayanan dan kepuasan pelanggan

Pemilihan strategi pemasaran

Kegiatan strategi pemasaran adalah paduan dari kinerja wirausaha dengan hasil pengujian penelitian pasar sebelumnya dalam mengembangkan keberhasilan strategi pemasaran.

strategi pemasaran

Strategi Pemasaran

Strategi marketing meliputi beberapa hal, yaitu:

Penelitian dan pengembangan pasar (Probe)

Keunggulan bersaing perusahaan baru terletak pada perbedaan perusahaan tersebut dengan pesaingnya dalam hal:

  1. Kualitas yang lebih baik
  2. Harga yang lebih murah dan bisa ditawar
  3. Lokasi yang lebih cocok, lebih dekat, lebih cepat
  4. Seleksi barang dan jasa yang lebih menarik
  5. Pelayanan yang lebih menarik dan lebih memuaskan konsumen
  6. Kecepatan, baik dalam pelayanan maupun dalam penyaluran barang

Bagi usaha baru sangat cocok untuk mengadopsi strategi “market driven” berdasarkan enam pondasi:

pondasi Strategi Market Driven

1. Berorientasi pada konsumen

Prinsip-prinsip pokok kepuasan pelanggan, yaitu sebagai berikut.

  1. Bila ada pelanggan yang merasa kurang puas, penuhilah secepat mungkin kekurangan tersebut
  2. Dorong pelanggan untuk mengajukan keluhan bila kurang memuaskan
  3. Mintalah umpan balik (feed-back) dari karyawan tetntang upaya perbaikan pelayananyang harus diberikan kepada pelanggan
  4. Buatlah komitmen untuk membuat pelayanan terbaik kepada konsumen
  5. Izinkanlah manajer untuk menunggu pelanggan temporer
  6. Hati-hatilah dalam memilih dan melatih seseorang yang akan berhubungan dengan pelanggan
  7. Kembangkan pelayanan bagi karyawan sehingga komunikasi betul-betul mengarah pada pelanggan
  8. Berikan insentif kepada karyawan yang betul-betul memberikan pelayanan istimewa kepada pelanggan

2. Kualitas

Kualitas harus mencerminkan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Ada enam macam komponen kualitas yaitu sebagai berikut.

  1. Ketepatan (reability), yaitu rata-rata kelalaianl pengabaian
  2. Daya tahan (durabulity), yaitu berapa lama barang dan jasa tersebut dapat dipakai/bertahan
  3. Mudah digunakan (ease of use), yaitu barang dan jasa tersebut memberikan kemudahan untuk digunakan
  4. Nama merek yang terkenal dan dipercaya (know and frusted brand name)
  5. Harga yang relatif rendah (price)

Sementara di bidang jasa pelayanan, konsumen ingin melihat jasa perusahaan yang mencerminkan beberapa karakteristik sebagai berikut.

  1. Jelas/nyata (tangibles), yaitu jelas ada fasilitas, ada peralatan dan ada orang yang melayaninya
  2. Ketepatan (reliability), yaitu memenuhi apa yang dikatakan itu sesuai dengan apa yang dilakukan atau tepat janji dan tepat pelayanan
  3. Ketanggapan (responsivness), yaitu tanggap terhadap keinginan pelanggan
  4. Terjamin dan penuh empati (assurance and empathy), yaitu menimbulkan rasa amandan senang
  5. Terjamin dan penuh empati (assurance and empaty), yaitu menimbulkan rasa aman dan senang

Pedoman penting untuk mencapai sasaran kualitas seperti di atas dapat dilakukan dengan Iangkah-Iangkah sebagai berikut ini.

  1. Bangun kualitas kedalam proses
  2. Kembangkan tim kena dan sebar Iuaskan sampai departemen
  3. Mantapkan ikatan dengan pemasok secara khusus
  4. Latihan manajer dan karyawan agar mereka berpartisipasi dalam program peningkatan kualitas
  5. Berikan insensif kepada orang yang bekerja berkualitas
  6. Kembangkan strategi perusahaan dalam perbaikan kualitas

3. Kesenangan

Memberikan pelayanan yang menyenangkan dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  1. Lokasi usaha harus dekat
  2. Berikan kemudahan-kemudahan kepada pelanggan
  3. Tentukan jam kerja yang menyenangkan bagi pelanggan
  4. Tetapkan apakah barang perlu diantar atau tidak
  5. Berikan kemudahan untuk menggunakan cara kredit
  6. Latih karyawan untuk dapat melakukan transaksi dengan cepat, tepat, hemat, sopan

4. Inovasi

Inovasi merupakan kekuatan bagi entrepreneur dalam meraih sukses usahanya, seperi produk baru, perbedaan teknik, dan pendekatan baru dalam memperkenalkannya.

5. Kecepatan

Secara Filosofi, kecepatan disebut Time Compression Management (TCM), yang memilidua aspek:

  1. Mempercepat produk baru kepasar
  2. Memangas waktu respon permintaan pelanggan baik dalam memproses produk maupun dalam mendistribusikan atau menyampaikannya

Agar perusahaan yang mementingkan TQM dapat bersaing, hendaknya melakukan hal- hal sebagai berikut:

  1. Perbaharui keseluruhan proses agar lebih cepat
  2. Ciptakan fungsi silang dari tim kerja, berikan kekuatan untuk memecahkan persoalan
  3. Arahkan tujuan secara agresif untuk memangkas waktu dan memperpendek jadwal
  4. Tanamkan budaya cepat
  5. Gunakan teknologi yang dapat mempercepat proses

6. Pelayanaan dan kepuasaan pelanggan

Cara menciptakan pelayanaan dan kepuasaan pelanggan adalah sebagai berikut.

  1. Dengarkan dan perhatikan pelanggan
  2. Tetapkan pelayanaan yang baik
  3. Tetapkan ukuran dan kinerja standar
  4. Berikan perlindungan dan hak-hak karyawan
  5. Latih karyawan cara memberikan pelayanaan yang istimewa
  6. Gunakan teknologi yang memberikan pelayanaan terbaik
  7. Berikan hadiah bagi pelayanaan terbaik

Masa Hidup Produk dalam Strategi Pemasaran

Pada bagian ini dibagi menjadi 6 tahap. Pengembangan, pengenalan, pertumbuhan penjualan, kematangan, kejenuhan hingga tahap penurunan.

1. Tahap pengembangan

Aturan-aturan yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan produk, yaitu sebagai berikut ini.

  1. Simplicity (sederhana), Mudah dikenal dan digunakan oleh konsumen, seperti aiat-alat otomatis.
  2. Integrity (integritas), disain produk harus baik dari sejak awal sampai akhir pakai.
  3. Human focus (fokuskan pada orangnya), memperhatikan peranan kompletementer pemakai akhir untuk mendesain integritas.
  4. Sinergy (Berdaya juang), desain produk yang baik memerlukan kombinasi antara pengalaman, pengetahuan dan kecakapan dari suatu team professional.
  5. Creativity (kreativitas), keberhasilan produk sangat bergantung pada keahiian kreatif dari banyak orang.
  6. Risk (Risiko)

2. Tahap pengenalan

Pada tahap ini produk baru diperkenalkan kepada konsumen potensiai.

Untuk memperkenalkan produk baru ini, promosi dan periklanan harus lebih gencar agar produkini dikenal oleh konsumen terutama konsumen potensial.

3. Tahap pertumbuhan penjualan

Jika barang baru ini gagal menembus konsumen pada tahap perkenalan dan pertumbuhan, barang tidak akan laku terjual.

4. Tahap kematangan

Volume penjualan terus meningkat dan profit margin mencapai puncaknya, tetapi kemudian menurun karena masuknya pesaing baru ke pasar.

5. Tahap kejenuhan

Pada tahap ini penjualan mencapai puncaknya dan konsumen mulai jenuh terhadap produk tersebut.

Oleh sebab itu, pada tahap ini inilah inovasi produk harus dimulai.

6. Tahap penurunan

Tahap ini merupakan Iingkaran akhir daur hidup produk.

Hasil penjualan produk secara terus menerus mulai menurun, produk-produk lama mulai diobral dan cuci gudang, otomatis profit margin juga turun drastis.

Harga (Price)

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memberikan harga yang menarik bagi konsumen, yaitu sebagai berikut.

Menentukan harga dasar dan harga jual barang yang berbeda-beda.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menetapkan harga, yaitu:

  1. Biaya penjualan dan biaya barang
  2. Harga yang dimilki pesaing
  3. Elastisitas permintaan barang

Memberikan potongan harga yang bervariasi

Dapat dilakukan dengan beberapa contoh:

  1. Potongan penjualan tunai
  2. Potongan penjualan dengan pembelian tunai
  3. Sistem diskon/hadiah

Juga dapat menjadi mitra perusahaan pembayaran seperti OVO, GOPAY dll.

Memberikan keringan waktu pembayaran

Jika jenis perusahaan yang menjual dalam volume yang besar atau B2B, dapat melakukan beberapa cara dibawah ini.

  1. Pembayaran di muka
  2. Tempo
  3. Pembayaran kredit/dicicil

Baca konten berfaedah berikut, tentang bagaimana memulai usaha baru secara langkap.

Teknik Penentuan Harga

Irisan harga dengan kualitas merupakan teknik marketin paling jitu dan mudah, terutama untuk produk yang menyasar kelas ekonomi menengah kebawah.

Namun harga yang terlalu rendah dari produk sejenis akan dapat merusak kondisi pasar, sehingga harga barang semakin jatuh .

Akibatnya, justru merugikan semua pihak yang berada pada segmen pasar tersebut.

Untuk itu perlu dilakukan perencanaan dan perhitungan yang matang, berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk menentukan harga.

1. Teknik penentuan harga: untuk produk baru

Dalam menetapkan harga bagi produk baru, wirausaha hendaknya mencoba memuaskan tiga objek, yaitu sebagai berikut.

  1. Hasilkan produk yang dapat diterima oleh konsumen potensial, tidak peduli berapa banyaknya
  2. Pelihara pangsa pasar yang diakibatkan oleh tumbuhnya persaingan
  3. Memperoleh laba

2. Teknik penentuan harga: untuk barang konsumsi

Tiga pilihan harga untuk menentukan harga terhadap barang-barang yang diproduksi, yaitu:

Startegi penetrasi harga (Price Penetration)

Menetapkan harga di bawah harga normal.

Strategi ini digunakan bila memperkenalkan produk barunya ke pasar tempat terdapat penjual produk yang sama dan terdapat persaingan yang tinggi agar barang yang dihasilkan diterima oleh pasar.

Strategi harga skiming (Skiming Price)

Menetapkan harga di atas harga normal.

Strategi ini digunakan bila memperkenalka produk baru ke pasar tempat terdapat sedikit sekali atau tidak ada pesaing sama sekali.

Strategi “Sliding Down The Demand Curve”

Tujuan dari strategi ini adalah untuk merebut keunggulan bersaing melalui keunggulan teknologi.

Strategi “Follow the Leader pricing”

Biasa dilakukan oleh pedagang kecil dengan mengamati berbagai kebijaksanaan harga pesaing dan harga individual dengan meninjau periklananya.

3. Teknik penentuan harga: untuk barang industri

Penentuan harga untuk kebutuhan barang industri memiliki perlakuan berbeda, berikut penjelasannya.

Strategi Cost-Plus Pricing

Digunakan hanya untuk barang-barang industri, yaitu dengan menambahkan profit margin yang dikehendaki terhadap biaya-biaya langsung sepedi biaya bahan baku.

Ongkos tenaga kerja, biaya overhead, biaya penjualan, dan biaya penjualan dan biaya administrasi.

Untuk memahami bagian ini lebih dalam, pelajari bagaimana manajemen produksi yang baik dijalankan pada konten ini.

Dalam menggunakan stategi cost-plus, harga penjualan (selling price) dapat dicari dengan rumus:

stategi cost plus

Pembiayaan langsung dan formulasi harga

Pembiayaan yang langsung berhubungan dengan volume produksi, misalnya biaya yang ditunjukkan untuk bahan baku, ongkos, tenaga kerja, dan overhead pabrik seperti sewa.

Penentuan harga jual model pulang pokok (break- even)

Penentuan harga jual dalam model ini dilakukan dengan menghitung besarya persentasi tertentu dari total penjualan yang digunakan untuk biaya variable.

penentuan harga break even

4. Teknik penentuan harga: untuk jasa

Perusahaan jasa harus menentukan harga berdasarkan material yang digunakan untuk menyediakan jasa, tenaga kerja, dan untuk memperoleh laba.

Alat-alat penentuan harga:

1). Mark-up, yaitu metode penentuan harga dengan cara menambahkan sejumlah biaya tertentu pada penjualan untuk menambah Iaba dengan rumus:

2). Analisis pulang pokok (Break Event Point), digunakan untuk menutupi biaya variable dan untuk menutupi biaya tetap dengan rumus:

pulang pokok break event point

Strategi Promosi (Promotion)

Kegiatan promosi merupakan cara mengkomunikasikan barang-barang dan jasa yang akan ditawarkan supaya konsumen mengenal dan membeli.

Ada beberapa jenis promosi, yaitu sebagai berikut.

  • Periklanan
  • Promosi Penjualan
  • Wiraniaga
  • Pemasaran langsung
  • Humas

Tips Strategi Pemasaran

Berikut adalah kiat-kiat pemasaran bagi bisnis yang baru dijalankan.

Cari peluang pasar

Langkah yang dilakukan untuk melihat ada atau tidak adanya peluang pasar yang dituju yaitu sebagai berikut.

  1. Amati kebutuhan apa yang paling banyak diperlukan oleh masyarakat sekitar
  2. Kapan saja mereka membutuhkan barang.
  3. Lihat karakteristik konsumen
  4. Bagaimana daya beli (kemampuan bayar) konsumen
  5. Lihat ada pesaing atau tidak

Tempat yang tepat

Cari tempat memasarkan barang yang cocok.

Tidak ada produk yang tidak laku. Tapi produk yang dipasarkan tidak pada tempat yang tepat.

Banyaknya barang yang dibutuhkan

Jumlah item yang dibutuhkan sangat penting untuk mengurangi resiko rugi jika kurang laku dan stok mencukupi ketika laku.

Tentukan target

Tentukan goals terdekat dan jangka panjang, catet pada kertas. Catet secara fisik, jangan di handphone atau online!

Dengan menentukan goals, Anda lebih mudah memposisikan harus melakukan apa.

Strategi pemasaran merupakan kemampuan yang esensial untuk dimiliki pelaku usaha ataupun profesional yang akan menangani bidang marketing disebuah perusahaan.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *