Apa Itu Riset Pasar? Trik yang Bisa Langsung di Praktikan!

Posted on

Riset pasar merupakan teknik yang digunakan oleh calon pengusaha dan pengusaha yang ingin berkembang untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi berguna tentang pasar bisnis mereka.

Riset Pasar

Riset pasar digunakan untuk mengembangkan strategi efektif, menimbang keputusan pro dan kontra, menentukan tujuan bisnis untuk masa depan, dan banyak lagi.

Pertahankan daya saing Anda dengan mempertajam keahlian riset pasar! Lihat langkah pertama berikut untuk memulai.

Merencanakan riset pasar

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda perlu merencanakan tindakan-tindakan yang akan dilaukan selama melakukan riset.

1. Miliki tujuan riset dalam pikiran Anda

Riset pasar sebaiknya dirancang untuk membantu Anda dan bisnis Anda menjadi lebih bersaing dan menguntungkan.

Jika usaha riset pasar Anda tidak menghasilkan keuntungan bagi perusahaan Anda, hal tersebut akan menjadi sia-sia dan waktu Anda lebih baik digunakan untuk melakukan hal lainnya.

Sebelum Anda mulai, penting untuk mendefinisikan dengan benar apa yang ingin Anda temukan melalui riset pasar.

Riset Anda mungkin akan memberikan Anda arahan yang tidak diharapkan dan gerakan yang tergesa-gesa; ini sangat baik.

Bagaimanapun juga, bukan ide yang baik untuk memulai riset pasar tanpa minimal memiliki satu atau lebih tujuan nyata dalam pikiran.

Berikut beberapa jenis pertanyaan yang harus Anda pertimbangkan ketika merancang riset pasar Anda:

Apakah ada kebutuhan di pasar yang dapat diisi oleh perusahaan saya?

Melakukan riset tentang prioritas dan kebiasaan belanja pelanggan Anda dapat membantu Anda menentukan apakah ini adalah ide yang bagus untuk mengusahakan bisnis pada pasar tertentu di tempat pertama.

Apakah produk dan pelayanan saya sesuai dengan kebutuhan pelanggan saya?

Melakukan riset tentang kepuasan pelanggan terhadap bisnis Anda dapat membantu Anda meningkatkan daya saing bisnis Anda.

Apakah saya memberikan harga dan pelayanan yang terjangkau?

Melakukan riset tentang daya saing Anda dan tren pasar dapat membantu meyakinkan Anda bahwa Anda menghasilkan banyak uang sebisa mungkin tanpa melukai rekan bisnis Anda.

2. Kembangkan rencana untuk mengumpulkan informasi dengan efisien

Ini sama pentingnya untuk mengetahui “apa” yang Anda inginkan dari pencapaian riset, ini juga penting untuk memiliki ide “bagaimana” Anda dapat meraih tujuan secara realistis.

Terlebih lagi, rencana dapat dan melakukan perubahan sebagai kemjauan riset.

Bagaimanapun juga, mengatur tujuan tanpa memiliki ide apapun tentang bagaimana meraihnya tidak pernah menjadi ide yang bagus untuk melakukan riset pasar.

Berikut beberapa pertanyaan yang dipertimbangkan ketika membuat rencana riset pasar:

Akankah saya butuh untuk menemukan data pasar yang luas?

Menganalisis data dapat membantu Anda membuat keputusan tentang masa depan bisnis Anda, tetapi menemukan data yang berguna dan akurat dapat menjadi sulit.

Akankah saya butuh melakukan riset secara independen?

Ciptakan data dari survei, diskusi kelompok, wawancara, dan lainnya dapat memberitahu Anda informasi tentang perusahaan Anda dan bagaimana pangsa pasar.

Tetapi proyek ini membutuhkan waktu dan sumber daya yang juga dapat digunakan untuk hal-hal lain.

3. Bersiaplah untuk mempresentasikan penemuan Anda dan untuk memutuskan tindakan apa yang akan dilakukan

Tujuan riset pasar adalah untuk memiliki efek dari keputusan nyata dari perusahaan.

Ketika Anda melakukan riset pasar, kecuali jika bisnis Anda merupakan bisnis dengan kepemilikan tunggal.

Biasanya Anda akan butuh untuk membagi penemuan Anda dengan orang lain di dalam perusahaan dan memiliki rencana tindakan dalam pikiran Anda.

Jika Anda memiliki atasan, mereka mungkin atau tidak mungkin setuju dengan rencana tindakan Anda.

Tetapi hanya sedikit kemungkinan terjadi ketidaksetujuan dengan tren yang ditunjukkan oleh data Anda kecuali Anda membuat kesalahan dalam mengumpulkan data atau melakukan riset Anda.

Bertanyalah kepada diri Anda dengan pertanyaan berikut:

Apa prediksi saya tentang riset yang harus saya ungkapkan?

Cobalah untuk memiliki hipotesis sebelum Anda memulai riset Anda.

Menarik kesimpulan dari data Anda akan menjadi lebih mudah jika Anda telah mempertimbangkannya dibandingkan jika Anda tidak mempertimbangkannya sama sekali.

Apa yang akan saya lakukan jika asumsi saya terbukti benar?

Jika riset Anda berjalan sesuai dengan apa yang Anda pikirkan, konsekuensinya terhadap perusahaan Anda?

Apa yang akan saya lakukan jika asumsi saya terbukti salah?

Jika hasilnya membuat Anda terkejut, apa yang akan perusahaan lakukan?

Apakah ada “rencana cadangan” yang dibuat untuk mengatasi hasil yang mengejutkan?

Memperoleh data yang berguna

Riset tidak akan bisa dilakukan tanpa data valid yang useful.

1. Gunakan sumber data indutsri dari pemerintah

Dengan munculnya era informasi, ini menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya bagi pebisnis untuk mengakses jumlah data yang besar.

Bagaimanapun juga, yakinkan bahwa data yang diakses adalah akurat.

Untuk mampu menarik kesimpulan dari riset pasar Anda yang menggambarkan kondisi nyata pasar, ini sangat penting untuk mulai dengan data yang terkemuka.

Salah satu data pasar yang akurat adalah pemerintah.

Pada umumnya, data pasar yang disediakan oleh pemerintah akurat, ditinjau dengan baik, dan tersedia dengan harga yang murah atau gratis, yang menjadi pilihan baik bagi bisnis yang baru akan dibangun.

Sebagai contoh …

Jenis data pemerintah yang mungkin bisa Anda akses selama riset pasar, Bureau of Labor Statistics menawarkan rincian laporan bulanan tentang pekerjaan yang bukan pertanian sebagai tambahan laporan triwulan dan tahunan.

Laporan tersebut meliputi informasi tentang upah, tingkat pekerjaan, dan lebih banyak lagi dan dapat dirinci berdasarkan area (seperti negara bagian, wilayah, wilayah metropolitas) serta industri.

2. Gunakan data dari asosisasi perdagangan

Asosiasi perdagangan merupakan asosiasi yang dibentuk oleh sekelompok pebisnis dengan aktivitas dan minat yang sama untuk tujuan kolaboratif.

Selain terlibat dalam kegiatan lobi, penjangkauan masyarakat, dan pengiklanan, asosiasi perdangan juga sering berpartisipasi dalam riset pasar.

Data dari riset digunakan untuk meningkatkan daya saing dan keuntungan bagi industri. Beberapa data tersedia secara bebas, sementara beberapa hanya tersedia bagi anggota.

Columbus Chamber of Commerce merupakan contoh asosiasi perdagangan tingkat lokal yang menawarkan data riset pasar.

Laporan tahunan secara rinci tentang perkembangan pasar dan tren di pangsa pasar Columbus, Ohio. Chamber juga melakukan permintaan spesifik dari anggotanya.

3.Gunakan data dari publikasi perdagangan

Banyak industri memiliki satu atau lebih majalah, jurnal, atau publikasi yang diperuntukan untuk menjaga anggota industri dengan berita yang baru, tren pasar, tujuan kebijakan publik, dan lebih banyak lagi.

Sebagian besar dari publikasi melakukan dan mempublikasikan riset pasar mereka untuk keuntungan anggota industri.

Data mentah dari riset pasar mungkin tersedia untuk anggota non-industri dalam derajat yang beragam.

Bagaimanapun, hampir semua publikasi perdagangan minimal akan menawarkan beberapa pilihan artikel yang menawarkan saran tentang strategi atau analisis tren pasar.

Artikel tersebut sering menggabungkan riset pasar. Misalnya …

ABA Banking Journal menyediakan artikel online secara gratis, termasuk artikel yang mendiskusi tren pemasaran, strategi kepemimpinan dan lainnya.

Jurnal tersebut juga menawarkan link untuk mengakses sumber industri yang menggabungkan data riset pasar.

4. Gunakan data dari institusi akademik

Karena pangsa pasar sangat penting bagi masyarakat global, sangat alamiah jika menjadi mata kuliah dalam studi dan riset akademis.

Banyak universitas dan institusi akademis (khususnya sekolah bisnis) secara rutin mempublikasikan hasil riset yang berdasarkan riset pasar secara keseluruhan atau gabungan dari beberapa riset pasar.

Riset tersedia dalam publikasi akademis atau dari universitas secara langsung.

Bagaimanapun juga, perlu dicatat bahwa sebagian besar riset akademis dilindungi; sehingga untuk mengaksesnya, membutuhkan pembayaran iuran, berlangganan publikasi tertentu, dan sebagainya.

Sebagai contoh …

Wharton University of Pennsylvania menawarkan akses gratis untuk beragam sumber riset pasar, termasuk makalah akademik dan tinjauan pasar secara berkala.

5. Gunakan data dari sumber ketiga

Layanan dengan spesifik untuk membantu pebisnis dan pengusaha dengan tugas kompleks dari riset pasar.

Jenis agensi ini menawarkan keahlian melakukan riset kepada pebisnis dan individu yang membutuhkan laporan riset yang khusus.

Karena agensi ini dibentuk untuk keuntungan, untuk mengakses data yang Anda butuhkan biasanya Anda harus mengeluarkan biaya.

6.Jangan menjadi mangsa dari pelayanan riset pasar yang eksploitatif

Catat, karena kompleksitas riset pasar, beberapa agensi pihak ketiga akan mengambil keuntungan dari pebisnis pemula dengan mengenakan tariff yang tinggi untuk informasi yang dapat diperoleh di tempat lain atau tanpa harus mengeluarkan biaya.

Anda tidak seharusnya menjadikan riset pasar sebagai pengeluaran besar bagi bisnis Anda, karena ada banyak sumber yang dapat diperoleh secara gratis dan murah (yang telah dijelaskan di atas).

Sebagai contoh …

MarketResearch.com menawarkan akses ke data, studi riset pasar, dan menganalisis biaya.

Harga setiap laporan dapat bervariasi, mulai dari $100-$200 hingga $10,000.

Website tersebut juga menawarkan kemampuan untuk berkonsultasi dengan analis ahli dan hanya membayar untuk laporan yang lebih spesifik dan rinci.

Melakukan riset sendiri

Untuk pengusaha pemula, usahakan lakukan riset pasar sendiri. Tentunya dengan beberapa panduan dibawah ini.

1. Gunakan data yang tersedia untuk menentukan kondisi permintaan pada pasar

Pada umumnya, bisnis Anda akan memeroleh kesempatan yang baik untuk sukses jika dapat memuaskan “kebutuhan” pasar yang tidak terpenuhi.

Sebaiknya bertujuan untuk menyediakan produk atau pelayanan yang dibutuhkan pasar.

Data ekonomis dari pemerintah, akademis, dan industiri (yang sudah dijelaskan secara rinci pada bagian di atas) dapat membantu Anda mengidentifikasi kehadiran atau ketiadaan kebutuhan tersebut.

Pada dasarnya, Anda ingin mengidentifikasi pasar dimana sudah ada klien yang membutuhkan dan keinginan untuk memajukan bisnis Anda.

Sebagai contohnya …

Katakan bahwa kita berasumsi ingin mulai melakukan pelayanan seni pertamanan.

Jika kita menyelidiki kekayaan pasar dan data dari pemerintah lokal, kita akan menemukan bahwa masyarakat dalam lingkungan yang makmur, rata-rata memiliki penghasilan yang baik.

Kita juga dapat menggunakan data pemerintah tentang penggunaan air untuk memperkirakan area dengan persentase terbesar terkait tempat tinggal yang memiliki taman.

Informasi ini dapat membimbing kita untuk membuka toko di daerah kota yang makmur dimana tempat tinggal masyarakat memiliki taman yang luas.

Dibandingkan di area dimana masyarakat tidak memiliki taman yang luas atau tidak memiliki dana untuk membayar ahli seni pertamanan.

Dengan menggunakan riset pasar, kita membuat keputusan yang cerdas tentang dimana area untuk melakukan bisnis.

2. Lakukan survei

Salah satu cara yang umum, teruji oleh waktu terkait penentuan sikap dari pelanggan bisnis Anda adalah bertanya kepada mereka!

Survei menawarkan peneliti pasar kesempatan untuk meraih sampel yang besar untuk memeroleh data yang digunakan untuk membuat keputusan tentang strategi yang luas.

Karena hasil survei merupakan data yang relatif impersonal, ini penting untuk meyakinkan bahwa survei Anda dirancang dengan data yang mudah dihitung sehingga Anda dapat memeroleh tren yang berarti dari survei.

Misalnya …

Survei dengan bertanya kepada pelanggan untuk menuliskan pengalaman mereka dengan bisnis Anda mungkin bukan merupakan pilihan yang paling efektif, karena ini membutuhkan membaca dan menganalisis setiap jawaban secara individual untuk menarik kesimpulan yang berarti.

Ide yang lebih baik adalah meminta pelanggan Anda untuk mengisi peringkat untuk beberapa aspek bisnis Anda, seperti pelayanan pelanggan, harga, dan lainnya.

Ini membuatnya lebih cepat dan mudah untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan sebagai tambahan untuk membuat Anda menghitung dan menggambar data Anda.

4. Lakukan wawancara satu per satu

Untuk data riset pasar kualitatif yang lebih intim, wawancara satu per satu dengan pelanggan dapat berguna.

Wawancara individual tidak menyediakan data kuantitatif yang luas, yang diperoleh dari survei, tetapi sebaliknya mereka memungkinkan Anda untuk menggali lebih mendalam dalam pencarian informasi.

Wawancara memungkinkan Anda untuk mengetahui mengapa pelanggan tertentu menyukai produk atau pelayanan, sehingga mereka adalah pilihan yang baik untuk belajar cara paling efektif memasarkan ke pelanggan.

5. Lakukan pengetesan produk/pelayanan

Perusahaan mempertimbangkan implementasi produk atau pelayanan baru sering membiarkan pelanggan potensial mencoba produk atau pelayanan dengan gratis sehingga mereka dapat mengatasi permasalahan sebelum menjualnya.

Memberikan kebebasan bagi pelanggan untuk mengetes dapat membantu Anda menentukan apakah rencana Anda untuk menawarkan produk atau pelayanan baru membutuhkan penelaahan lebih lanjut atau tidak.

Analisis hasil penelitian

Tahap akhir dalam riset pasar adalah melakukan analisis objektif atas data yang diperoleh.

Analisis hasil penelitian

1.Jawablah pertanyaan awal yang menyebabkan Anda melakukan penelitian

Pada awalnya dari proses riset pasar, Anda menentukan tujuan riset. Ada beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan strategi bisnis Anda yang harus Anda jawab.

Misalnya …

Apakah Anda mengejar investasi atau tidak, apakah keputusan pemasaran tertentu merupakan ide yang baik atau tidak, dan sebagainya.

Tujuan utama dari riset pasar Anda sebaiknya dapat menjawab pertanyaan ini. Karena tujuan dari riset pasar sangat bervariasi, informasi pasti dibutuhkan untuk memberikan jawaban yang memuaskan untuk setiap keragaman.

Biasanya, Anda mencari prediksi tren melalui data Anda yang menyiratkan bahwa tindakan tertentu jauh lebih baik dilakukan dibandingkan lainnya.

2. Lakukan analisis SWOT

SWOT merupakan singkatan dari Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats. Penggunaan yang umum dilakukan dalam riset pasar adalah untuk menentukan aspek tersebut dalam bisnis.

Data yang diperoleh dari proyek riset pasar dapat digunakan untuk menilai kesehatan perusahaan secara keseluruhan dengan melihat kekuatan, kelemahan, dan lainnya yang tidak sesuai dengan tujuan pada riset awal.

3. Temukan tujuan pasar yang baru

Dalam istilah yang mudah, tujuan pasar adalah kelompok individu yang memeroleh promosi, iklan bisnis, dan akhirnya mencoba untuk menjual produk atau pelayanan tersebut kepada kelompok tersebut.

Data dari proyek riset pasar menunjukkan bahwa beberapa individu tertentu yang bereaksi terhadap bisnis Anda dapat digunakan untuk memfokuskan diri pada sumber daya bisnis Anda terhadap orang tertentu, memaksimalkan daya saing dan keuntungan.

4. Mengidentifikasi topik riset pasar selanjutnya

Riset pasar sering melahirkan riset pasar lainnya. Setelah Anda menjawab satu pertanyaan, pertanyaan baru dapat muncul atau pertanyaan lama dapat tetap tidak terjawab.

Ini membutuhkan riset selanjutnya atau pendekatan metodologi yang berbeda untuk memeroleh jawaban yang memuaskan.

Jika hasil dari riset pasar awal menjanjikan, Anda mampu memeroleh izin untuk proyek selanjutnya setelah mempresentasikan penemuan Anda.

Apakah ada pangsa pasar tertentu yang lebih dapat menerima layanan penanaman bunga dibandingkan lainnya?

Kita mungkin meneliti dengan melakukan pengecekan kembali hasil riset sebelumnya dengan data demografis dari koresponden (usia, penghasilan, status pernikahan, gender, dan lainnya)

Kita mungkin meneliti ini dengan melakukan pengujian pada dua produk atau layanan yang berbeda.

3 thoughts on “Apa Itu Riset Pasar? Trik yang Bisa Langsung di Praktikan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *