Modal Awal untuk Menjadi Penjual yang Handal di Era Digital

Diposting pada

Semua orang bisa menjadi penjual, namunhanya beberapa orang saja yang mampu menjadi penjual yang handal.

Di era digital ini, salah satu dampak yang begitu menonjol yaitu dibidang penjualan. Beberapa istilah seperti Marketplace, E-Commerce, Onlineshop mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga.

penjal yang handal

Jika menengok beranda sosial media mungkinhanya 25% saja akun teman atau kerabat, selebihnya onlineshop.

Bahkan tidak dapat dipungkiri akun-akunteman dan kerabat Anda pun kini beralih memposting barang-barang untuk dijual.

Berbagai Marketplace  bersaing ketat dengan menawarkanberbagai  potongan harga, cashback,hingga gratis ongkir.

Peluang untuk menjadi penjual yang handal semakin terbuka lebar dengan adanya “lapak-lapak” besar seperti Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Shopee dan masih banyak marketplace lainnya.

Salah satu yang tidak boleh Anda lupakan,dibalik itu semua tentunya ada persaingan ketat untuk menggaet para pelanggan selakupenjual.

Peluang pasar yang besar membuat orang berbondong-bondong ikut membuka lapak dagangan.

Alih-alih mengharapkan laba dan penjualan laris manis, justru Anda hanya bisa meringis jika tidak mempunyai “modal”  hal-hal berikut ini dalam diri Anda.

Modal tidak hanya uang, berikut ini hal-hal yang harus Anda perhatikan untuk menjadi penjual yang handal.

Suka dengan bidang pekerjaannya

Sebelum melakukan suatu pekerjaan, alangkahlebih baik bila Anda memiliki rasa ketertarikan terhadap jenis pekerjaan yangakan dilakukan.

Hal ini sangat penting, sebab menggelutisuatu pekerjaan berdasarkan rasa suka akan sangat membantu saat menghadapikesulitan atau rintangan di kemudian hari.

 Rasasuka yang sudah tertanam akan membangkitkan energi dalam diri sehingga melahirkankarakter tidak mudah menyerah atau selalu mencari jalan keluar untuk mengatasisetiap hambatan.

Berbeda halnya bila Anda menggeluti suatubidang pekerjaan tanpa didasari rasa suka. Bisa jadi, Anda bekerja hanyasebatas menyelesaikan tugas-tugas pokok saja.

Gairah untuk menambah pengetahuan ataumeningkatkan kemampuan untuk berprestasi menjadi yang terbaik tidak ada.

Anda bisa bayangkan bila seorang penjual, baik itu penjual barang maupun jasa, tidak menyukai bidang yang digelutinya, penjual yang handal itu tidak akan menggapai sukses.

Langkah untuk mencapai sukses akan lebihlambat dibandingkan rekan seprofesi yang lebih mencintai bidang pekerjaannya.

Jadi poin pertama yang menjadi modal penting menjadi penjual yang handal yaitu jual barang atau jasa yang Anda sukai.

Tekad yang kuat

Tekad yang kuat sangat diperlukan dalammeraih apa pun. Begitu juga bagi Anda yang sedang merintis karir ataumenggelutibidang penjualan. Anda harus menanamkan tekad yang kuat agar Anda senantiasabersemangat dan tidak mudah patah arang.

Keberhasilan dan kesuksesan tidak dapatdiraih dalam waktu singkat. Butuh waktu,pengorbanan, dan perjuangan yangpanjang.

Maka dari itu, dengan kebulatan tekad, Anda bisa bersabar serta meningkatkan kemampuan yang diperlukan dalam meraih keberhasilan dan kesuksesan.

Yakinkan diri Anda bahwa Anda akan sukses

Sukses tidak datang dengan sendirinya,tetapi datang bersamaan dengan usaha dan kerja keras. Namun,sebelum berhasilmenghampiri, perlu meyakinkan diri sendiri bahwa diri Anda akan sukses.

Hal ini juga tidak kalah penting. Karena inimerupakan mental positif yang harus dibangun dari waktu ke waktu.

Keyakinan dalam diri akan berdampak danmempengaruhi  tindakan dan hasil. Jika Andayakin akan berhasil dan sukses tentu hal tersebut menjadi modal untuk mencapaikesuksesan dan begitupun sebaliknya.

Sebab, tidak mungkin seseorang akan sukses bila ia tidak percaya dengan kemampuannya sendiri.

Bila Anda ingin menggeluti suatu bidang, baik itu bidang jual-beli atau bidang profesional lainnya, sebelum memulainya  yakinkan dulu diri Anda bahwa bidang yang dipilih akan membawa kesuksesan.

Dengan sikap dan mental positif yangdemikian, Anda bisa menjual produk apa saja dan kepada siapa saja.

Jadi, sebelum Anda repot repot meyakinkan para pelanggan atau klien, sebaiknya Anda yakinkan diri sendiri terlebih dahulu karena kuncikesuksesan itu adalah diri Anda sendiri.

Total Dalam Melakukan Segala Sesuatu

Saat Anda menggeluti suatu bidang, Andaharus total,tidak boleh setengah-setengah mengerjakannya. Dengan begitu, Andabisa meraih kesuksesan.

Segala sesuatu yang dikerjakan dengansetengah-setengah tentunya akan memberikan hasil yang setengah-setengah pula.

Jika Anda ingin penjualan Anda mencapai target, lakukan segala sesuatu secara total dari awal hingga akhir.

Optimisme yang tinggi

Banyak orang memiliki berbagai kualitasdiri yang hebat, namun tidak banyak yang berpikir menang. Penting untukmemiliki tekad selalu menang setiap saatkarena itu modal utama.

Tekad selalu menang ini merupakan sikapoptimisme yang mampu mendorong Anda untuk mencapai keberhasilan.

Sebagai seorang penjual, Anda harus yakin bahwa barang atau jasa yang Anda tawarkan akan diterima oleh masyarakat dan menjadi produk primadona bagi masyarakat.

Sebab, menjual memiliki banyak tantangandan hambatan. Anda harus bisa mengikis setiap hambatan yang dihadapi dan keluarsebagai pemenang.  

Sebagai penjual yang hebat, Anda harus memenangi banyak pertarungan dalam hal ini persaingan tentunya dengan cara-cara yang baik.

Percaya diri

Seorang penjual harus memiliki kepercayaandiri yang tinggi. Sebab, bertindak tanpa memiliki kepercayaan diri hanya akanmenimbulkan keraguan.

Begitu juga dengan sikap ragu-ragu, sikap demikian hanya akan menimbulkan kekhawatiran. Jika seseorang dilingkupi perasaan khawatir maka sikap yang dihasilkan pun setengah-setengah.

Sebagai seorang penjual, Anda telahmelangkah setengahjalan dari tujuan yang dicapai bila memiliki kepercayaandiri.

Kepercayaan diri juga melahirkankreativitas dan rasa optimis. Yakinkan diri sendiri bahwa Anda bisa.Denganbegitu, rasa percaya diri pun hadir.

Sebagai seorang penjual, rasa percaya dirimutlak dimiliki. Percayalah pada diri sendiri, dengan begitu Anda sudah punyamodal untuk bertindak.

Dalam setiap tindakan, modal satu ini sangat diperlukan. Misalnya, ketika menawarkan produk kepada pelanggan, menghadapi komplain dari pelanggan, dan mempresentasikan produk kepada pelanggan, semua itu tidak akan berjalan lancar tanpa rasa percaya diri.

Ketekunan

Dalam menggeluti bidang apa pun,ketekunanmerupakan kunci untuk meraih kesuksesan. Ketekunan mampu mengalahkan segalapenghalang serta membangkitkan semangat seseorang dari setiap kegagalan yangtelah dialami.

Jika ingin menjadi penjual sukses, keahlianmenjual saja tidak cukup. Seorang penjual harus memiliki ketekunan yang luarbiasa.

Dalam menjual, segala kemungkinan bisa sajaterjadi. Penjual mungkin telah memiliki rencana dan target yang ingin dicapai,tetapi saat di tengah perjalanan banyak rintangan dan akhirnya yang diraih puntidak sesuai harapan. Dalam kondisi demikian ketekunanlah alat yang tepat untukbangkit.

Dengan ketekunan dan sedikit kegigihan, kesuksesan bisa diraih secara perlahan. Untuk bisa menumbuhkan ketekunan dalam diri, seorang penjual harus memiliki kesabaran. Sebab, kesabaran erat kaitannya denganketekunan.

Disiplin

Seorang penjual yang ingin meraih kesuksesan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Ingat, menjual adalah kegiatan yang berhubungan dengan orang banyak.

Saat menjual banyak variasi dinamika yangterjadi. Misalkan, saat membuat sebuah janji dengan pelanggan.

Untuk menjaga hubungan agar tetap lancar,janji yang telah disepakati harus dipenuhi. Disinilah kedisiplinan diperlukan.

Hal-hal yang harus diperhatikan juga jikaingin menjadi penjual yang sukses yaitu selalu perhatikan segala hal dari halkecil hingga hal-hal besar.

Lakukan segala sesuatu secara benar dantidak asal. Semua harus disiapkan secara teliti dan detail karena persiapanmatang menunjang kedisiplinan Anda.

Bersiaplah untuk ditinggalkan pelanggan atau klien bilaAnda tidak mampu mendisiplinkan diri sejak sekarang.

Berani bermimpi dan mewujudkannya

Memiliki impian sama halnya memiliki peta.Dengan peta,seseorang tahu ke mana ia akan pergi. Seorang penjual handalawalnya juga berangkat dari impian. Mereka memimpikan meraih omzet yangberlipat.

Dengan kegigihan semua impian berhasilmereka lampaui.Berbeda dengan penjual yang tidak memiliki impian,mereka akanterlihat seperti pengemudi yang tak punya tujuan.

Mereka tidak tahu apa yang ingin dicapai sebagai penjual. Bagi penjual pemula, milikilah impian, kemudian berusaha bekerja keras untuk meraihnya.

Berbuat Baik dan Benar

Saat menjual produk pada pelanggan, berperilakulah dengan benar. Pelanggan dapat menangkap ha ltersebut.

Tingkah dan perilaku Anda yang baik dan benar menumbuhkan keyakinan dalam diri mereka. Itu akan mendorong mereka untuk membeli produk dari Anda.

Ada anggapan bahwa menjadi penjual ituharus bisa sedikit mengelabui pelanggan. Itu adalah anggapan yang salah. Janganpernah mengikuti anggapan menyesatkan tersebut. Ingat, pelanggan menyukaipenjual yang jujur,baik, dan bisa dipercaya.

Kalau Anda tidak bersikap baik atau jujur,tidak ada yang mau menjadi pelanggan Anda. Pelanggan bukan orang yang bisadibodohi, mereka juga bisa merasakan mana yang benar-benar tulus dan mana yangbukan.

Bertindak benar dan berperilaku baik akan mendatangkan kebaikan. Maka, jadilah penjual yang bisa mendatangkan kebaikan bagi siapa saja.

Komunikasi yang baik

Sebagai seorang penjual, Anda akan berhadapan dengan berbagai macam karakter pelanggan. Untuk membuat para pelanggan tertarik dan membeli produkyang ditawarkan, tidak harus memahami karakter mereka seutuhnya.

Cukup dengan menguasai Teknik berkomunikasi saja, Anda sudah bisa menjual.

Mampu berkomunikasi dengan baik sama artinyamenjual dengan baik. Sebab, senjata utama saat menjua ladalah komunikasi.

Melalui pesan lisanlah pelangganbisa mengerti produk yang ditawarkan padanya. Parapenjual hebat selalu mengatakan bahwa menjual berarti berkomunikasi dengan lancar.

Setiap akan bertemu pelanggan, siapkanbahan obrolan. Itu bisa diperoleh di mana saja, mulai dari televisi,koran,majalah, internet, dan buku cerita. Semua itu dapat dijadikan bahan untukmengobrol bersama pelanggan.

Akan tetapi, harus ingat siapa lawan bicaraAnda. Sebab,itu menentukan bahan obrolan. Sebagai penjual, tidak bisamenentukan siapa pelanggan Anda.

Pelanggan bisa datang dari berbagai lapisan. Maka itu, persiapkan diri dengan berbagai wawasan.

Dengan begitu, Anda akan selalu nyambung setiap kali ngobrol dengan pelanggan.

Jangan berbuat seenaknya

Keberhasilan tidak semata-mata ditentukanoleh kepintaran atau keahlian saja, tetapi juga harus memiliki sikap dan mentalpositif.

Untuk itu, hargailah setiap orang, baik tuamaupun muda. Jangan berbuat seenaknya atau semaunya pada orang lain karenadapat merugikan dirisendiri.

Tidak seorang pun di dunia ini yang maubekerja samadengan orang sombong yang berperilaku semaunya.

Orang akan senang bekerja sama denganmereka yang sederhana dan sopan. Orang yang sederhana dan sopan mampu diajakkerjasama secara tim dengan baik. Sedangkan, mereka yang berperilaku seenaknyasangat sulit bekerja secara tim.

Buang jauh-jauh sikap semaunya, terlebihbagi seorang penjual. Pembeli tidak akan membeli produk dari penjual arogan.Sikap arogan tidak bisa melayani dengan tulus.

Sementara, pelanggan butuh pelayanan tulusdari pembeli. Pembeli butuh kenyaman saat menawar suatu produk. Mereka ingindiperlakukan istimewa. Namun,itu semua tidak akan didapat dari penjual yangbersikap seenaknya.

One thought on “Modal Awal untuk Menjadi Penjual yang Handal di Era Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *