Mengenal Manajemen SDM yang Penting Dalam Perusahaan

Updated on

Kenapa pengetahuan tentang manajemen SDM sangat penting bagi pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya?

Sebab, salah satu faktor keberhasilan seseorang dalam dalam memimpin sebuah perusahaan ialah bagaimana ia mengatur dan memperlakukan karyawan atau sumber daya manusianya.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Bagaimanapun juga karyawan atau SDM memegang peran penting dalam keberhasilan sebuah perusahaan.

Setiap orang tentu ingin memiliki sebuah perusahaan. Menjadi pemilik sebuah perusahaan memang cukup menjanjikan bagi kehidupan seseorang hingga beberapa tahun kedepan.

Stop!!, jika Anda punya mimpi menjadi wirausahawan sukses, pelajari dulu apa itu kewirausahaan? dan apa yang membuatnya berhasil.

Orang yang berhasil memimpin sebuah perusahaan biasanya akan lebih disegani oleh orang lain.

Dalam dunia usaha ada yang disebut dengan manajemen SDM. Hanya sebagian kecil saja yang mengerti mengenai istilah tersebut.

Sehingga, banyak diantaranya yang gagal dalam memimpin sebuah perusahaan. Bisa jadi mereka tidak menyadari akan pentingnya manajemen sumber daya manusia tersebut.

Pengertian Manajemen SDM

Manajemen sumber daya manusia merupakan proses dalam sebuah aktivitas organisasi, perusahaan atau lembaga dalam menangani hal-hal yang berkaitan dengan pegawai, manajer serta tenaga kerja lainnya.

Tujuan utama dari manajemen tersebut ialah tidak lain untuk bisa mencapai tujuan utama dari perusahaan tersebut.

Bagian atau departemen yang memegang tugas dalam manajemen SDM ialah departemen SDM atau umumnya disebut HRD (Human Resource).

Apapun yang berkaitan dengan pegawai mulai dari upah kerja, tunjangan, fasilitas, jam kerja hingga urusan pemantauan kinerja karyawan dipimpin langsung oleh HRD.

Selain itu, mereka juga memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan perusahaan. Melalui mereka setiap nilai dan budaya dari perusahaan tersebut akan diterapkan untuk setiap karyawan.

Membentuk karyawan yang baik, solid dan menjadi tim yang baik juga menjadi salah satu tugas dalam manajemen sumber daya manusia.

Manajemen SDM Menurut Ahli

Selain pengertian umum diatas, manajemen SDM juga didefinisikan oleh beberapa ahli. Dengan pengetahuan dan keilmuannya, mereka dapat menyimpulkan pengertian manajemen sumber daya manusia sebagai berikut.

Amsrtrong (1990:1)

Berikutnya pengertian manajemen SDM dikemukakan oleh ilmuwan ternama dunia yaitu Amstrong.

Manajemen sumber daya manusia ialah sebuah proses pendekatan terhadap pengendalian manusia. Manajemen tersebut berdasar pada empat prinsip dasar.

Mutiara S.

Menurut beliau manajemen sumber daya manusia ialah:

Suatu proses kepemimpinan, pengorganisasian, pengendalian dan perencanaan sebuah kegiatan.

Proses tersebut berkaitan erat dengan analisis pekerjaan, pengembangan, evaluasi, kompensasi, promosi dan pemberhentian kerja guna memenuhi tujuan tertentu.

Mary Parker F

Manajemen sumber daya manusia menurut tokoh yang satu ini yaitu:

Salah satu seni untuk mencapai sebuah tujuan organisasi lewat bermacam-macam pengaturan untuk orang lain.

Tugasnya yaitu melaksanakan berbagai pekerjaan yang dibutuhkan dan tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut hanya sendiri saja.

Ahcmad S. Rucky

Manajemen sumber daya manusia merupakan aplikasi yang tepat dan efisien untuk pemanfaatan, pengembangan, akuisisi dan pemeliharaan SDM dalam sebuah organisasi.

Hal tersebut bisa dilakukan secara efektif agar bisa mencapai tingkat maksimal dari pemanfaatan SDM untuk mencapai tujuannya.

Mangkunegara

Manajemen SDM menurut tokoh ini merupakan:

Sebuah perencanaan, pengkoordinasian, pengawasan dan pelaksanaan suatu pengembangan, pengadaan, pengintegrasian, pemberian balas jasa, pemisahan serta pemeliharaan tenaga kerja. Hal tersebut berorientasi pada tujuan yang harus dicapai.

M. Manullang (2004:198)

Manajemen sumber daya manusia ialah sebuah seni dan ilmu pengadaan, pengembangan dan pemanfaatan SDM.

Mereka berharap agar tujuan perusahaannya dapat direalisasikan dengan daya guna dan kegairahan kerja dari semua kerja yang ada.

Handoko (2000:4)

Pengertian manajemen SDM menurut tokoh ini ialah:

Proses pengembangan, penarikan, seleksi, pemeliharaan serta penggunaan SDM untuk mencapai tujuan perorangan maupun organisasi.

Wikipedia

Wikipedia berpendapat bahwa manajemen sumber daya manusia ialah ilmu atau cara dalam mengatur hubungan dan peran tenaga kerja yang dimiliki oleh seseorang secara efektif dan efisien.

Hal tersebut wajib digunakan dengan semaksimal mungkin agar tercapai tujuan bersama dalam sebuah perusahaan.

Dari pengertian-pengertian menurut para ahli tersebut, manajemen SDM memiliki pengertian umum yang berkaitan dengan tenaga kerja dan hubungannya dengan keberlangsungan sebuah perusahaan atau organisasi.

Semua pengertian tersebut merujuk pada kesimpulan yang sama hanya berbeda dalam direksi perkataannya.

Selain pengertian, sebelum Anda me-manage sebuah perusahaan Anda juga perlu mengetahui fungsi dari manajemen sumber daya manusia.

Fungsi tersebut menjadi dasar dalam berjalannya manajemen tersebut. Fungsi tersebut terdiri dari fungsi manajerial dan operasional. Berikut penjelasannya

Fungsi Manajerial Manajemen SDM

Manajemen SDM secara fungsinya terbagi menjadi dua, yang pertama yaitu dari sisi manajerial, adalah sebagai berikut.

Fungsi Perencanaan (Planning)

Pertama, terdapat fungsi perencanaan atau planning. Fungsinya yaitu upaya sadar untuk mengambil keputusan dengan perhitungan yang cukup matang.

Manajemen SDM tersebut mencakup setiap hal yang hendak dilakukan pada waktu yang akan datang pada perusahaan guna mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Pengorganisasian (Organizing)

Berikutnya, setelah perencanaan SDM juga harus berfungsi dalam urusan pengorganisasian.

Organisasi disini tidak hanya mengenai struktur jabatan. Akan tetapi, tugas dan proses sistematika kerja juga perlu diterapkan dengan baik pada sebuah perusahaan.

Tugas departemen SDM ialah memastikan setiap karyawannya bisa bekerja secara terorganisir.

Pengarahan (Directing)

Manajemen SDM memiliki fungsi untuk mengarahkan setiap karyawan. Directing bisa bersifat personal maupun umum.

Pengarahan tersebut bisa juga dilakukan secara spontan saat karyawan sedang melakukan sebuah pekerjaan.

Pengarahan harus dilakukan sedini mungkin dan sesering mungkin agar karyawan mampu menerima arahan apapun tanpa penolakan.

Pengendalian (Controlling)

Berikutnya, manajemen SDM memiliki fungsi untuk memeriksa dan melakukan pengendalian setiap keadaan yang ada di sebuah perusahaan terutama yang berkaitan dengan tenaga kerja.

Misalnya, saat ada karyawan yang kinerjanya menurun maka manajemen tersebut harus dengan sigap mengendalikan karyawan tersebut agar bisa lebih efektif dalam pekerjaanya.

manajemen sdm

Fungsi Operasional Manajemen SDM

Selain dari sisi manajerial, manajemen sdm juga memiliki fungsi dari segi operasional, yaitu:

Pengadaan Tenaga Kerja (Procurement)

Procurement merupakan proses penarikan kandidat yang bermutu dalam rangka mengisi posisi yang kosong.

Perekrutan tersebut dapat memberi peluang kerja bagi yang memiliki kemampuan dan yang dapat memenuhi kualifikasi serta spesifikasi sesuai dengan pekerjaan yang ada.

Prioritasnya pun sama yaitu agar dapat mencapai tujuan perusahaan.

Pengembangan (Development)

Manajemen SDM juga memiliki fungsi untuk menjadi bagian penting dalam pengembangan perusahaan.

Manajemen harus mampu mengarahkan dan membentuk karyawan agar bisa lebih baik hingga mampu membantu pengembangan perusahaan. Mereka harus bisa meng-update karyawannya agar bisa lebih unggul.

Pahami juga metode penilaian karyawan, agar pengembangan menjadi lebih terarah.

Kompensasi (Compensation)

Fungsi kompensasi dalam manajemen sumber daya manusia ialah memberikan penghargaan dan balas jasa baik langsung atau tidak.

Penghargaan tersebut bisa berupa uang atau barang yang diberikan kepada karyawan.

Dengan begitu, semangat karyawan untuk terus memberikan yang terbaik bisa lebih terpacu.

Pengintegrasian (Integration)

Manajemen SDM memiliki fungsi pengintegrasian. Artinya mereka harus menciptakan aktivitas yang bisa menyatukan kepentingan perusahaan dengan kebutuhan karyawan.

Dengan begitu, nantinya akan tercipta kerjasama yang baik diantara keduanya. Hasil akhirnya perusahaan dan karyawannya bisa diuntungkan.

Pemeliharaan (Maintenance)

Fungsi pemeliharaan berarti mengharuskan manajemen memiliki aktivitas sebagai upaya pemeliharaan. Pemeliharaan yang dimaksud ialah upaya untuk meningkatkan kondisi mental, fisik serta loyalitas karyawan.

Tujuannya agar tercipta kerjasama yang panjang antara berbagai pihak. Intinya, karyawan dan manajemen harus sama-sama diuntungkan.

Setelah membahas fungsi dari manajemen SDM, Anda mungkin sudah memiliki gambaran bagaimana mengelola SDM dalam sebuah perusahaan.

Fungsi tersebut bisa berjalan dengan baik jika dilengkapi dengan karakter kepemimpinan yang baik. Sebab, dengan karakter yang baik seseorang akan lebih mampu mengendalikan setiap keadaan.

Jenis Manajemen SDM

Selain fungsi, ada pula jenis manajemen sumber daya manusia yang cukup beragam.

Sebagai pemilik perusahaan Anda perlu mengenal jenis-jenisnya. Berikut jenis atau model manajemen sumber daya manusia.

Klerikal

Jenis ini memiliki fungsi yang merujuk pada administrasi. Jenis ini berkaitan langsung dengan administrasi, catatan, memo, data dan sebagainya.

Kemampuan mengelola kertas dalam pekerjaan akan dilihat dalam jenis ini.

Selain itu, mereka juga harus mampu memenuhi berbagai peraturan dan tugas-tugas kepegawaian rutin.

Hukum

Jenis berikutnya ialah bidang hukum. Pada jenis ini manajemen bertugas untuk memberikan kekuatan di bidang hukum.

Hukum sendiri memiliki jangkauan yang panjang berkaitan dengan perburuhan, negosiasi kontrak, serta pengawasan dan kepatuhan karyawan. Semuanya bisa dikaitkan dengan hukum yang ada.

Finansial

Finansial memegang peranan penting dalam manajemen sumber daya manusia. Biasanya finansial menjadi hal paling central yang berkaitan dengan karyawan.

Banyak hal yang berkaitan dengan aspek finansial yaitu asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dana liburan dan sebagainya.

Kebutuhan akan manajemen finansial cukup kompleks sehingga perlu penanganan khusus dan ahli dibidangnya.

Manajerial

Jenis ini memiliki dua versi. Versi pertama yaitu manajer harus mampu memahami acuan kerja yang berorientasi pada produktivitas.

Kedua yaitu manajemen harus melaksanakan fungsi sumber daya manusia. Kemampuan manajemen akan terlihat pada jenis ini dan fungsi manajemen harus berjalan dengan baik.

Humanistik

Jenis ini berkaitan dengan kemanusiaan. Tugasnya yaitu mengembangkan dan membantu perkembangan nilai dan potensi dalam organisasi.

Manajemen ini sebaiknya dapat memahami setiap karyawan serta membantu dalam memaksimalkan pengembangan diri serta karirnya.

Didalamnya juga menggambarkan perhatian akan pelatihan dan pengembangan karyawan.

Ilmu Perilaku

Pada jenis manajemen SDM yang satu ini terdapat anggapan bahwa ilmu perilaku seperti perilaku organisasi dan psikologi merupakan hal yang mendasar agar berjalannya aktivitas.

Pendekatan sains yang dilakukan terhadap perilaku manusia ini dapat diterapkan di setiap bidang sumber daya manusia tersebut.

Prinsip sains meliputi berbagai hal yang berkaitan dengan desain program, teknik umpan balik, evaluasi serta tujuan pelatihan untuk manajemen karir.

Ekspektasi Terhadap Depertemen SDM

Manajemen tersebut diharapkan dapat mengambil bagian jajaran eksekutif melalui kemampuannya dalam memberikan solusi.

Solusi tersebut berkaitan dengan kemampuan dan kontribusi karyawan yang membuat perusahaan mencapai tujuannya.

Oleh karena itu, perlu penerapan strategi dan juga pengukuran tertentu.

Setiap pekerja pada divisi ini tentu harus mampu menunjukkan nilai dengan cara “melindungi” perusahaan dari berbagai masalah serta menunjukkan kemampuan. Misalnya tuntutan hukum dalam beberapa kasus.

Fokus Manajemen SDM

Manajemen sumber daya manusia ini umumnya memiliki fungsi yang berhubungan dengan kepemimpinan serta penyelesaian masalah antar karyawan pada perusahaan tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga memiliki beberapa fokus, yaitu:

  1. Penyeluran kompensasi
  2. Perekrutan pekerja
  3. Aturan kinerja
  4. Peningkatan perusahaan
  5. Keselamatan Kerja
  6. Kesehatan dan tunjangan
  7. Motivasi dan komunikasi
  8. Administrasi serta pelatihan

Penjelasan mengenai manajemen SDM di atas dirasa penting bagi setiap orang.

Sebab, perusahaan kecil atau organisasi kecil juga memerlukan manajemen yang baik. Dalam lingkup yang kecil bisa berjalan baik, maka dalam perusahaan besar pun Anda bisa berhasil.

Jika Anda ingin mengembangkan bisnis yang sebelumnya hanya “jualan” ke level manajerial, renungkan bacaan diatas. Semoga bermanfaat.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *