Kamus Startup: Beberapa Istilah dan Terminologi yang Sering di Mention

Posted on

Kamus startup: Beberapa istilah dan terminologi dalam dunia startup, kami uraikan sebagai berikut.

kamus startup

Startup

A human institution designed to deliver a new product or service under conditions of extreme uncertainty.

Eric Ries

Jika kita penggal definisi di atas, bisa kita bagi menjadi tiga penggalan. Pertama, a human institution.

Sebuah startup adalah institusi manusia, bisa berupa individu/perorangan atau perusahaan.

Penggalan kedua, to deliver a new product or service. Startup didirikan oleh perorangan atau perusahaan dalam rangka untuk menjual produk atau jasa baru.

Penggalan ketiga, under conditions of extreme uncertainty. Maksud definisi tersebut adalah startup sebagai bisnis baru yang didirikan menghadapi kondisi ketidakpastian yang sangat tinggi, apakah startup tersebut akan berhasil atau gagal.

Inilah yang membedakan startup dengan perusahaan yang sudah established.

Perusahaan yang sudah lama berdiri umumnya sudah punya jam terbang dalam menghadapi kondisi-kondisi yang tidak menguntungkan baginya atau ketidakpastian.

Ketidakpastian inilah yang dihadapi oleh para pendiri startup sehari-hari.

Mereka akan mencoba-coba metode dan model bisnis yang sesuai dengan kondisi pasar hingga akhirnya pasar menerima produk/jasa dari startup tersebut.

Eric Ries mengatakan bahwa startup harus melakukan crazy experiments hingga akhirnya startup mengungkapkan jalan suksesnya masing-masing.

la menawarkan metode Lean Startup agar para pendiri startup dapat memangkas percobaan yang tidak berjalan dan belajar dari hal itu hingga akhirnya sukses.

Di bawah ini, beberapa terminologi lainnya yang perlu kamu ketahui.

Acquisition

Ketika satu perusahaan membeli saham mayoritas di perusahaan.

Agile

Filosofi dalam pengembangan software yang mendukung pengembangan inkremental dan menekankan pada kemampuan adaptasi dan kolaborasi.

Angel investor

Individu yang menyediakan modal dalam jumlah tertentu untuk startup dan mendapatkan saham. Umumnya, ketika startup masih baru atau bibit.

B2B (Business to business)

Sebuah bisnis yang sasaran targetnya adalah sebuah perusahaan atau bisnis lainnya, bukan individu. Berbeda dengan 82C yang sasarannya adalah consumer atau konsumen individu.

Benchmark

Proses sebuah startup dalam mengukur keberhasilannya sekarang. Seorang investor mengukur pertumbuhan perusahaan dengan menentukan apakah mereka mencapai ukuran yang dibandingkan.

Misalnya, perusahaan A melakukan benchmark apakah memiliki jumlah pendapatan X setelah 2 tahun di pasar.

Board of Directors (BOD)

Sebuah grup individu yang berpengaruh yang dipilih oleh pemegang saham, dipilih untuk melihat kinerja perusahaan.

BOD terdiri atas investor dan mentor.

Tidak semua startup mempunyai grup BOD, tetapi investor umumnya akan mensyaratkan kursi BOD sebagai pertukaran terhadap investasi yang ditanam di sebuah startup.

Bootstrapped

Sebuah startup disebut bootstrapped ketika pendiriannya didanai sendiri oleh sang pendiri startup.

Bridge Loan

Dikenal juga dengan kata swing loan, yang artinya pinjaman yang digunakan sebagai jembatan di antara pembiayaan utama.

Buyout

Strategi exit yang umum digunakan, yaitu ketika sebuah perusahaan dibeli sahamnya dan pembeli tersebut mempunyai kontrol mayoritas di dalam perusahaan startup.

Capital

Aset keuangan yang tersedia untuk digunakan. Entrepreneur mencari kapital/modal untuk memulai usaha dan lanjut mencari modal untuk menumbuhkan perusahaan.

Capital under management

Sejumlah modal atau aset finansial yang dikelola oleh pemodal ventura dan diinvestasikan.

Capped notes

Entrepreneur dan investor setuju untuk menempatkan sebuah cap pada valuasi peusahaan, notes bisa diubah menjadi ekuitas.

Maksudnya adalah investor akan memiliki persentase tertentu dari sebuah perusahaan mengacu pada cap tersebut ketika perusahaan mencari pendanaan berikutnya.

Pendanaan uncapped umumnya digunakan oleh perusahaanstartup.

Convertible Debt

Ketika perusahaan meminjam uang dengan maksud utang tersebut dapat dikonversikan ke dalam bentuk ekuitas dalam perusahaan pada saat valuasi kemudian.

Hal ini membuat perusahaan dapat men-delay valuasi ketika pencarian dana pada Saat tahap awal startup.

Hal ini umum dilakukan pada Saat tahap awal sebuah startup ketika sebuah valuasi sulit dilakukan dan investasi di dalam startup tersebut berisiko tinggi.

Debt financing

Hal ini dilakukan ketika perusahaan mencari pembiayaan melalui penjualan surat utang kepada investor dengan janji utang akan dibayarkan dengan tambahan bunga.

Umumnya, hal ini dilakukan oleh perusahaan yang sudah berada di tahap berikutnya (late-stage companies).

Disruption

Dikenal juga sebagai disruptive innovation atau inovasi yang mengacaukan status quo.

Sebuah inovasi dikatakan disruptif ketika inovasi tersebut mampu “mengganggu” pasar yang sudah eksis, misalnya menggantikan teknologi lama atau mengubah target pasar.

Due Diligence

Sebuah analisis yang dibuat investor untuk menyajikan seluruh data dan fakta dari sebuah investasi yang potensial, termasuk di dalamnya investigasi terhadap laporan keuangan dan pengukuran ROI.

Enterprise

Istilah enterprise umumnya digunakan untuk mengacu pada sebuah perusahaan atau bisnis.

Entrepreneur

Seorang individu yang memulai perjalanan bisnis dan siap menghadapi seluruh potensi risiko dan penghargaan untuk dirinya.

Entrepreneur in residence (EIR)

Entrepreneur yang dipekerjakan oleh firma pemodal ventura untuk membantu pemodal ventura dalam menangani investasi yang potensial dan menjadi mentor di dalam perusahaan portfolio pemodal ventura tersebut.

Equity Financin

Aksi dalam pencarian modal dengan menjual saham perusahaan. Sebuah IPO (initial public offering) pada bursa saham umumnya digunakan dalam aksi equity financing.

Exit

Sebuah metode saat investor dan atau entrepreneur bermaksud untuk keluar dari investasinya di sebuah perusahaan.

Opsi umum untuk keluar adalah sebuah IPO atau dibeli dari perusahaan lain.

Entrepreneur dan Venture Capital (VC) sering mengembangkan sebuah strategi keluar ketika perusahaan masih bertumbuh.

Ground floor

Sebuah referensi pada permulaan sebuah startup. Dipertimbangkan sebagai keuntungan apabila investasi dilakukan di level ini.

Incubator

Sebuah organisasi yang membantu pengembangan startup pada early stage.

Umumnya akan dibarter dengan sejumlah ekuitas dalam startup. Startup dalam inkubator akan mendapatkan fasilitas, seperti kantor bersama, mentor, dan training.

IPO (Initial Public Offering)

Penawaran saham perdana di bursa saham. Pada tahap ini, perusahaan swasta berubah menjadi perusahaan publik dan tidak lagi sebagai sebuah startup.

Lead Investor

Firma pemodal ventura atau investor individu yang mengoordinasikan putaran (round) pendanaan untuk sebuah perusahaan.

Lead investor umumnya berinvestasi dengan jumlah mayoritas pada pendanaan tersebut.

Leveraged Buyout

Ketika sebuah perusahaan dibeli dengan kombinasi strategis antara ekuitas dan pinjaman.

Aset atau pendapatan perusahaan target digunakan sebagai pengungkit atau leverage untuk membayar kembali modal yang dipinjam.

Liquidation

Proses penjualan perusahaan dengan menjual seluruh aset-asetnya.

Mezzanine Financing

Sebuah bentuk modal hybrid yang biasa digunakan untuk membiayai perusahaan matang dengan positif cash flow.

Ini adalah salah satu pembiayaan melalui utang, tetapi dapat pula termasuk opsi ekuitas.

Perusahaan pada level ini, tidak lagi dianggap sebagai perusahaan startup, tapi sudah dianggap siap untuk go public.

NDA (Non-Disclosure Agreement)

Non-disc/osure agreement.

Sebuah perjanjian antara kedua pihak untuk melindungi informasi sensitif dan atau rahasia, seperti rahasia dagang, dari kemungkinan disebar ke pihak luar.

Pivot

Aksi startup untuk cepat mengubah strateginya. Sebagai contoh, sebuah startup enterprise server menjadi startup enterprise berbasis cloud.

Portfolio Company

Pemodal ventura menanamkan investasi di dalam sebuah perusahaan sehingga masuk ke dalam portofolio dari pemodal ventura tersebut.

Preferred Stock

Sebuah saham yang mendapatkan dividen atau bagi hasil lebih dahulu sebelum dividen dibagi ke pemegang saham lain (common stock).

Proof of Concept

Sebuah demonstrasi kelayakan dari konsep atau ide sebuah startup.

Banyak pemodal ventura mensyaratkan bukti konsep jika kamu ingin melakukan presentasi pitching di depan mereka.

Pro Rata Rights

Dikenal juga sebagai supra pro rata rights. Pro rata berasal dari bahasa Latin “in proportion”.

Sebuah pemodal ventura dengan hak pro rata memberikan mereka hak opsi meningkatkan kepemilikan mereka pada sebuah perusahaan pada sesi putaran dana berikutnya.

Recapitalization

Sebuah reorganisasi struktur permodalan perusahaan dengan melakukan perubahan kombinasi antara ekuitas dan utang.

Sebuah perusahaan umumnya melakukan rekapitalisasi untuk mempersiapkan diri untuk exit, mendapatkan pajak yang rendah, atau menghindari sebuah pengambilalihan (takeover).

ROI (Return of Investment)

Return on Investment (ROI) adalah tingkat pengembalian terhadap dana investor yang telah ditanamkan.

Misalnya, jika sebuah pemodal ventura menanamkan 2 juta dolar untuk 20% saham di startup dan startup tersebut dibeli 40 juta dolar, tingkat pengembalian dana pemodal ventura sebesar 8 juta dolar.

Round

Startup mencari pendanaan dari pemodal ventura dalam sesi putaran tunggal, tergantung pada tahap startup berada.

Sesi putaran pertama umumnya sesi seed atau sesi benih, yang diikuti oleh series A, B, dan C jika diperlukan.

Dalam beberapa peristiwa, sesi putaran pendanaan dapat dilanjutkan hingga series F, seperti yang terjadi dengan Box.net.

SaaS

SaaS singkatan dari software as a service. Sebuah produk software yang diakses secara remote melalui internet (baca: di cloud).

Seed

Seed round adalah putaran pendanaan pertama bagi startup.

Pada tahap ini, dana umumnya digunakan untuk membuat prototipe atau membuktikan konsepnya berjalan serta dikategorikan sebagai sebuah perusahaan “seed stage”.

Secondary Public Offering

Saat ketika perusahaan menawarkan saham baru kepada publik setelah IPO.

Secondary public offering sering terjadi ketika pendiri meletakkan jabatannya atau pindah ke posisi lebih rendah di dalam perusahaan.

Sector

Sector adalah jenis, bidang, produk, atau jasa yang startup tawarkan. Misalnya, teknologi consumer, biotek, teknologi enterprise.

Pemodal ventura cenderung untuk berinvestasi pada sektor spesifik. Dengan demikian, cenderung untuk tidak berinvestasi di luar keahlian mereka.

Series

Mengacu pada ronde pendanaan sebuah startup.

Stage

Tahap pengembangan sebuah startup.

Sebuah startup cenderung dikategorikan sebagai seed stage, early stage, mid-stage, and late stage.

Kebanyakan pemodal ventura hanya berinvestasi pada satu atau dua stage pada sebuah startup.

Term Sheet

Sebuah perjanjian tidak mengikat yang menggarisbawahi aspek utama dari sebuah investasi yang dibuat di sebuah startup.

Sebuah term sheet dibuat sebagai lampiran untuk membuat dokumen legal yang detail.

Valuation

Proses penilaian sebuah startup. Seorang analis akan menilai struktur modal, tim manajemen, dan pendapatan, atau potensi pendapatan di antara hal-hal lainnya.

Venture capital

Perusahaan yang menyediakan dana kepada startup kecil dan berisiko tinggi dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.

Venture Capitalist

Seorang investor individu yang bekerja pada firma pemodal ventura yang memilih untuk berinvestasi pada spesifik startup.

Venture capitalist umumnya mempunyai fokus pasar atau sektor yang mereka tahu dan investasi di dalamnya.

Vesting

Ketika seorang pekerja dari sebuah startup memiliki hak terhadap saham perusahaan dan kontribusinya disediakan dari perusahaan.

Hak ini umumnya akan mendapatkan nilai (vest) seiring berjalan waktu sampai waktu yang telah ditentukan.

Sebagai contoh, jika seorang pekerja ditawarkan 200 lembar saham untuk 10 tahun bekerja, 20 lembar akan diberikan setiap tahun.

Hal ini memberikan pekerja insentif untuk bekerja dengan baik dan betah di dalam perusahaan untuk jangka waktu yang panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *